SEJARAH PERADABAN ISLAM DI INDONESIA

Histori PERADABAN ISLAM DI INDONESIA (smt : 4) LITERATUR 1. Peristiwa Pendidikan Islam di Indonesia (Prof. H. Mahmud Yunus, 1993. Jakarta) 2. Peristiwa Pendidikan Islam (Dra. Zuhairini, d.k.k. Dept. Agama. Jakarta, 2010) 3. Peristiwa Pendidikan Islam di Indonesia (Drs. Hasbullah, 1994. Jakarta) 4. Histori Pendidikan Islam ( Prof. Dr. H. Mahmud Yunus. 1979. Jakarta) 5. Pengantar Peristiwa Islam di Indonesia (M. Sholihin Manan) I. Masuk & Berkembangnya Islam di Indonesia 1. Teori-teori masuknya Islam di Indonesia Pada Awal Mulanya bangsa Arab cuma dikenal juga sebagai pengembara gurun.

Dari syair-syair mereka didapati bahwa bangsa Arab sebelum Islam mempunyai anggapan laut identik dgn kematian. Pedagang Arab cuma jadi distributor antara Yaman dgn Syiria atau Persia bersama Byzantium. Tapi Islam menjadikan mereka berani mengarungi laut. Islam mengajarkan pengikutnya buat membawa kebijaksanaan bersama menjelajahi hasil ciptaan Allah swt di penjuru bumi. Informasi menyangkut negara India & Cina yg mereka dengar dari beberapa orang Persia, menciptakan mereka berinisiatif utk mendatangi serta-merta negeri-negeri tersebut.

 Selat Malaka ialah trayek yg dilalui pedagang Muslim. Terkecuali jadi ruang transit, para pedagang itu pula tertarik dgn komoditi Asia Tenggara, seperti kapur barus dari Sumatera. Di wilayah tersebut mereka singgah & menetap sementara utk menambah air, perbekalan pula berjumpa pedagang-pedagang dari wilayah Nusantara (sebutan utk wilayah Indonesia di musim itu).

Mereka serta terdorong utk menjelajahi wilayah strategis lain seperti Jawa & Maluku. Kehadiran mereka ke Nusantara sudah mengenalkan penduduk setempat berkenaan Islam. Tapi berlangsung perbedaan pernyataan tentang kapan masuknya Islam ke Indonesia. a.) Teori Mula-mula : Sejak Abad ke-13 dari Gujarat Teori ini diajukan oleh Snouck Hurgronje, seseorang orientalis yg menyamar masuk Islam buat menggali ilmu Islam di Mekkah. Snouck Hurgronje menyampaikan bahwa Islam masuk ke Indonesia tak segera dari Arab, melainkan lewat para pedagang Gujarat, India. Snouck Hurgronje melandaskan teorinya kepada nisan yg ditemukan di Leran, Gresik.

Nisan yg bercungkup (pengaruh Hindu) tersebut berangka thn hijriah, yg jikalau dikonversi berarti th 1082 M. Nama Fathimah binti Maimun di nisan menandakan bahwa terhadap thn tersebut telah ada orang Islam menetap di Gresik. informasi(laporan perjalanan) Marcopolo, seseorang Eropa yg berkelana hingga ke Cina. Kepada 1292 M, beliau singgah di Sumatera sektor utara & menemukan adanya kerajaan Islam di daerah tersebut yg bernama Samudera Pasai.

Nisan Malik as Shaleh, raja mula-mula Samudera Pasai. Nisan tersebut berangka thn hijriah, yg apabila dikonversi berarti thn 1297 M. Nisan tersebut mempunyai kesamaan wujud dgn nisan-nisan di daerah Gujarat, India. Informasi Ibnu Battutah, satu orang penjelajah dari Maroko. Penjelajahannya meliputi benua Afrika, Asia, & Eropa. Salah satu daerah yg disinggahinya ialah pulau Sumatera terhadap 1345 M, dirinya menjumpai tidak sedikit orang Islam di pulau Sumatera.

Related Posts: