Sejarah Internet

Internet ialah jaringan computer yg dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat. Peristiwa internet dimulai kepada thn 1969, lewat proyek ARPA yg dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), dimana mereka mendemonstrasikan dengan cara apa bersama hardwaredan software computer yg berbasis UNIX, kita mampu melaksanakan komunikasi dalam jarak yg tak terhingga lewat saluran telpon. Proyek ARPANET membuat design wujud jaringan, kehandalan, seberapa agung berita akan dipindahkan, & hasilnya seluruhnya standar yg mereka menentukan jadi cikal dapat pembangunan protokol baru yg waktu ini dikenal yang merupakan TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). 

Maksud awal dibangunnya proyek itu ialah utk kepentingan militer. Terhadap dikala itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) menciptakan system jaringan pc yg menyebar bersama menghubungkan pc di daerah-daerah vital utk mengatasi masalah kalau berjalan serangan nuklir & buat menghindari terjadinya info terpusat, yg jika berlangsung perang sanggup gampang dihancurkan. 
Kepada mulanya ARPANET cuma menghubungkan 4 website saja ialah Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka mencetak satu jaringan terpadu kepada th 1969, & dengan cara umum ARPANET dikenalkan kepada bln Oktober 1972. Tak lama seterusnya proyek ini berkembang pesat di seluruhnya daerah, & seluruhnya kampus di negeri tersebut mau bergabung, maka menciptakan ARPANET kesusahan utk mengaturnya. 

Oleh oleh karenanya ARPANET dipecah manjadi dua, ialah "MILNET" utk kebutuhan militer & "ARPANET" baru yg lebih mungil utk kebutuhan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan ke-2 jaringan hasilnya dikenal bersama nama DARPA Internet, yg seterusnya disederhanakan jadi Internet.

Related Posts:

Unsur Unsur Terbentuknya Negara

Yg dimaksud dgn unsur unsur negeri yaitu bagian-bagian yg menjadikan negeri itu ada. Terhadap rata-rata, unsur unsur terbentuknya negeri mesti memenuhi unsur berikut ini : 

A. Wilayah 
Pasal 25A UUD 1945, negeri kesatuan Republik Indonesia yakni satu buah negeri kepulauan yg berciri nusantara dgn wilayah yg batas-batas & hak-haknya ditetapkan bersama Undang-Undang. Wilayah negeri Indonesia berdasarkan Konferensi Meja Bundar (KMB) terhadap tanggal 27 Desember 1949 yg ditandatangani oleh pemerintah Indonesia & pemerintah Belanda, meliputi seluruhnya daerah secon jajahan Hindia Belanda. Sedang batas-batasnya ditentukan bersama perjanjian antarnegara tetangga, baik yg diadakan sebelum ataupun setelah merdeka. Derah juga sebagai area tinggal rakyat & area pemerintah lakukan gerakan ialah wilayah negeri bersama batas-batas tertentu. Batas-batas wilayah yg dihuni rakyat Indonesia juga sebagai berikut ini : 

• Wilayah Daratan 
Negeri satu bersama lainnya tidak jarang berjalan perang lantaran masalah batas wilayah. Buat menetapkan wilayah batas daratan kepada biasanya ditentukan berdasarkan perjanjian antarnegara tetangga. 
Perbatasan antara 2 negeri akan berupa : 
1. Perbatasan alam, seperti sungai, danau, pegunungan atau lembah. 
2. Perbatasan buatan, seperti pagar tembok, pagar kawat berduri, tiang-tiang tembok. 
3. Perbatasan menurut ilmu tentu, adalah bersama memanfaatkan garis lintang atau bujur terhadap peta bumi. 
Memasuki wilayah negeri bangsa lain tidak dengan ijin negeri yg bersangkutan adalah pelanggaran wilayah. Utk menghindari terjadinya pelanggaran, sebuah negeri mempunyai sebuah Instansi keimigrasian. 

• Wilayah Lautan 
Laut yg ialah wilayah sebuah negeri dinamakan teritorial negeri itu. Laut di luar teritorial dinamakan laut terbuka atau bebas. Tak seluruh negeri memiliki wilayah laut seperti Swiss & Mongolia. Terhadap kebanyakan batas wilayah laut teritorial 3 mil laut yg diukur dari garis pantai wilayah daratan satu buah negeri kepada disaat pantai surut. Buat negeri Indonesia batas wilayah laut teritorial sejak mulai 21 Maret 1980 bersama batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) ialah selebar 200 mil dihitung dari garis basic laut wilayah Indonesia. 

• Wilayah Hawa 
Wilayah hawa sebuah negeri ada di atas wilayah daratan & lautan negeri yg bersangkutan. Kekuasaan atas wilayah hawa sebuah negeri diatur dalam perjanjian Paris th 1919. 

• Daerah Ekstrateritorial 
Berdasarkan hukum internasional, banyak kapal laut yg berlayar di laut terbuka berbendera satu buah negeri tertentu serta yakni wilayah negeri yg bersangkutan. Ruangan perwakilan yg dinamakan ekstrateritorial berarti ruang itu walaupun berada di wilayah negeri lain tapi dianggap wilayah negeri yg diwakili, contohnya kantor kedutaan akbar. 
Kedutaan merupakan wakil sebuah negeri di negeri lain yg mengurusi masalah politik, orangnya dinamakan duta. 
Konsulat merupakan wakil sebuah negeri di negeri lain yg mengurusi masalah ekonomi perdagangan, orangnya dinamakan konsuler. 

B. Rakyat 
Rakyat yakni unsur terpenting dari negeri. Rakyatlah yg pertama-tama berkepentingan agar organisasi negeri terjadi dgn tidak tersendat & baik pun dapat wujudkan tujuannya. 

Warga merupakan beberapa orang yg bertempat tinggal & menetap di wilayah satu buah negeri. Beberapa Orang yg berstatus warga & warganegara Indonesia mempunyai hak & berkewajiban buat ikut pun dalam pembelaan negeri tepat bersama bidangnya. 

Bukan masyarakat merupakan beberapa orang yg berada dalam sebuah wilayah negeri buat sementara saat, contohnya wisatawan asing yg sedang berlibur di satu buah negeri lain atau para jemaah haji yg sedang laksanakan rukun Islam ke-5 di Mekah. 
Beberapa Orang yg berdasarkan hukum yaitu anggota dari satu buah negeri dinamakan warganegara. Sedangkan beberapa orang yg tak termasuk juga warganegara dinamakan orang asing. Pasal 26 UUD 1945 menyebutkan berkenaan warganegara juga sebagai berikut ini : 

• “yang jadi warganegara adalah beberapa orang bangsa Indonesia ori & beberapa orang bangsa lain yg disahkan dgn undang-undang sbg warganegara”. 
• “penduduk yaitu masyarakat negeri Indonesia & orang asing yg bertempat tinggal di Indonesia”. 
• “Hal-hal berkenaan masyarakat negeri & berkaitan masyarakat diatur bersama undang-undang”. 
Peraturan perundang-undangan yg mengatur kewarganegaraan hingga ketika ini yakni Undang-Undang Nomer 62 thn 1958. jo. UU No. 3 thn 1976. 

C. Pemerintah yg Berdaulat 
Unsur konstitutif yg ke-3 dari negeri yaitu pemerintah yg berdaulat. Pemerintah yakni pemegang & penentu kebijakan yg menyangkut bersama pembelaan negeri. Pemerintah yg berdaulat memiliki kekuasaan ke dalam & keluar. Kekuasaan ke dalam berarti bahwa kekuasaan pemerintah itu dihormati & ditaati oleh seluruhnya rakyat dalam negeri itu. Kekuasaan keluar berarti bahwa kekuasaan pemerintahan itu dihormati & dipercaya oleh negara-negara lain. Masalah kedaulatan adalah masalah yg amat mutlak dalam satu buah negeri, sebab kedaulatan ialah sesuatu yg membedakan antara negeri yg satu bersama lainnya. Kedaulatan artinya kekuasaan paling tinggi. Di negeri diktaktor, kedaulatan didasarkan atas kemampuan. Di negara-negara demokrasi kedaulatan didasarkan atas persetujuan. 

D. Pernyatan Negeri Lain 
Terkecuali rakyat, wilayah, & pemerintah yg berdaulat, masihlah ada satu unsur lagi bagi negeri, ialah pernyatan dari negara-negara lain. Pernyatan dari negara-negara lain bukanlah adalah unsur pembentuk negeri, tapi sifatnya cuma menerangkan saja mengenai adanya negeri. Dgn kata lain pernyatan dari negeri lain cuma bersifat deklaratif saja. 

Pernyatan negeri lain ada dua macam, yaitu : 
a. Pernyatan de facto 
Ialah pernyatan dengan cara fakta, berdasar bukti bahwa negeri itu ada. 

b. Pernyatan de jure 
Yaitu pernyatan dengan cara resmi cocok dangan hukum internasional. 

Adanya pernyatan dari negara-negara lain yaitu tanda bahwa negeri baru itu sudah di terima yang merupakan anggota baru dalam pergaulan antarnegara. Walau tidak dengan pernyatan negeri lain, sebuah negeri masihlah berdiri asalkan memenuhi tiga unsur pokok, merupakan : 
1. Rakyat yg mendiami wilayah negeri. 
2. Wilayah negeri bersama batas-batas tertentu. 
3. Pemerintah yg berdaulat. 
Ke3 unsur tersebut di atas dinamakan pun unsur konstitutif sedang unsur pernyatan negeri lain dinamakan unsur deklaratif maksudnya supaya negeri itu bakal mengadakan interaksi internasional mesti mendapat pernyatan dari negeri lain.

Related Posts:

Sejarah Perang Dingin

Histori Perang Dingin – Perang Dingin (Cold War) ialah ketegangan yg dengan cara politis kelihatan saling bermusuhan lantaran adanya persaingan kebutuhan. Perang Dingin dimulai setelahberakhirnya Perang Dunia II sejak pembagian Jerman jadi 2 wilayah, merupakan Jerman Barat & Jerman Timur. Pembagian Jerman jadi 2 diikuti bersama pembagian kota Berlin jadi Berlin Barat yg dikuasai oleh Amerika Serikat, Inggris & Perancis sedangkan Berlin Timur dikusai oleh Uni Soviet tepatnya ketika berlangsung Konfrensi Yalta (Pebruari 1945). 

dalam tempo singkat (1945-1948) Uni Soviet sukses menempa pemerintahan komunis di Bulgaria, Rumania, Hongaria, Polandia, & Chekoslowakia. Dikarenakan perkembangan pengaruh Uni Soviet amat serentak & pertumbuhannya pesat sehingga Amerika merasa butuh membendung berkembangnya kegiatan komunis. Sampai hasilnya Amerika menyusun taktik politik Containment Policy yg bertujuan mencegah berkembangnya pengaruh sebuah negeri atau sebuah system politik dari pihak lawan. Taktik politik tersebut dikembangkan lewat pemberian pertolongan ekonomi & militer seperti Marshall Plan & Doctrine Truman yakni pertolongan berupa keuangan, militer, & penasehat militer terhadap Yunani & Turki guna menghadapi gerilyawan komunis. 

Tujuannya buat mempertahankan Yunani & Turki dari peneterasi komunis & menghambat trayek Uni Soviet menuju ke selatan yg dapat meneror negara-negara Barat. Karena apabila salah satu negeri jatuh sehingga negeri tetangga yang lain pun bakal jatuh maka seluruhnya negeri dapat jatuh ke dalam pengaruh komunis. Uni Soviet mengusahakan menyaingi bersama MembuatMolotov Plan dgn maksud utk menata kembali perekonomian negara-negara Eropa Timur & tubuh kerja sama ekonomi Comicon (Cominteren Economic). Konflik ideologi tersebut berkembang hingga di Asia. 
Sewaktu berlangsungnya Perang Dingin, situasi & keadaan dunia diwarnai oleh gerakan juga sebagai berikut. 

1) Perebutan Hegemoni/kekuasaan 
Kalahnya Jepang dari Sekutu menyebabkan seluruhnya wilayah Manchuria & Korea diduduki Uni Soviet sampai berdampak makin kuatnya Uni Soviet di daratan Cina juga wilayah Korea. 
Berdasarkan Konferensi Yalta sehingga semenanjung Korea dibagi 2 yakni Utara di bawah kekuasaan Uni Soviet maka Kim Il Sung menjalankan pemerintahan atas basic pemikiran komunis. Sementara disebelah selatan, Amerika pilih Rhee Syngman sbg orang yg menjalankan pemerintahan berdasarkan dasar-dasar demokrasi. Lantaran perbedaan ideologi ini sehingga menyebabkan munculnyaperang saudara di Semenanjung Korea terhadap 25 Juni 1950 & inilah titik balik dari Perang Dingin. 

Posisi komunisme di Cina makin kuat dikarenakan pertolongan senjata dari Uni Soviet yg berasal dari Jepang. Kuatnya komunisme di Cina menyebabkan berkembangnya komunisme di Asia Tenggara. Cina berikhtiar menghalangi propaganda imperialisme yg dilakukan oleh Amerika Serikat & Inggris. Cina makin mengembangkan komunismenya adapun alasannya yaitu lantaran adanya kemauan buat mengembalikan daerah kekuasaan Cina di era kuno meliputi Korea, Funan, Birma, India, bahkan makin jauh termasuk juga daerah di Asia Tenggara. Terkecuali argumen historis pun adanya argumen geografis & ketajiran alam di Asia Tenggara guna memperkuat posisi ekonominya dalam dunia internasional. Sebab argumen tersebutlah sehingga Cina makin melibatkan diri di Asia Tenggara. 

Apa yg dilakukan Cina & Uni Soviet makin mengintimidasi kehidupan di Asia Tenggara. Factor ini jadi masalah yg pass serius bagi Amerika Serikat maka menciptakan Amerika merasa butuh menopang negara-negara Asia Tenggara. Amerika hasilnya memutuskan menunjang Perancis yg dikala itu sedang berperang melawan Vietnam (dibantu Uni Soviet & RRC) bersama cita-cita Vietnam tak jatuh ke tangan komunis. Namun nyatanya Vietnam menang & dengan cara automatic Vietnam berada di bawah kekuasaan komunis. 

Jatuhnya Vietnam ke dalam kekuasaan komunis mengizinkan negara-negara di Asia Tenggara jatuh ke kuasaan komunis. Perjanjian Jenewa adalah upaya buat mengakhiri konflik antara kaum komunis & non komunis yg MembagiVietnam jadi 2 adalah Vietnam Utara & Selatan. Namun upaya ini tak menghasilkan hasil & tak mendatangkan kepuasan buat mengakhiri konflik yg saling tidak searah di Vietnam. Pertentangan tersebut menyebabkan keterlibatan campur tangan pihak asing. Vietnam Utara sbg negeri komunis mendapat pertolongan & pengaruh dari Cina & Uni Soviet sementara Vietnam Selatan sbg negeri demokrasi mendapat pertolongan dari Amerika Serikat. 

Sesudah bertahun-tahun diperjuangkan hasilnya th 1976 Vietnam bisa dipersatukan dibawah kekuasaan kaum komunis. Vietnam menempa persatuan Indocina yg dikasih nama Federasi Indocina di bawah kekuasaan komunis yg jadi ancaman militer & ideologi bagi negara-negara Asia Tenggara. 
Di Asia Tenggara berlangsung rivalitas antarkomunisme terlihat dgn adanya konflik antara Vietnam & Kamboja menyangkut masalah perbatasan. Dalam masalah ini Kamboja(Pol Pot) menolak usul penyelesaian konflik perbatasan lewat forum PBB. Di balik masalah Kamboja-Uni Soviet tak lepas dari masalah politik ialah konflik Sino-Soviet. Di belakang Kamboja berdiri Cina & di pihak Vietnam terdapat Uni Soviet. Konflik Vietnam & Kamboja ialah turnamen dari jauh antara Cina & Uni Soviet di Asia Tenggara sementara Vietnam & Kamboja jadi pion-pion yg bertempur di medan perang. 

Pertentangan ideologi antara negeri Amerika Serikat & Uni Soviet berjalan pula di Amerika di mana Presiden Kuba Fidel Castro mendirikan negeri komunis di Kuba. Perbuatan ini pasti saja mendapat reaksi keras dari Amerika Serikat bersama upaya mensponsori invasi kegiatan anti komunis Kuba tetapi mengalami kegagalan. Titik ketegangan perang dingin ini berlangsung di Teluk Babi terhadap th 1961. 

Negeri di kawasan Amerika Tengah yang lain seperti Nikaragua pun dikuasai oleh kaum komunis. Di Mana Nikaragua sejak 1970 hingga 1990 dikuasai oleh group Gerilyawan komunis Sandinista (Front Pembebasan Nasional Sandinista). 

Di Afrika sayap kiri militer sudah menguasai pemerintahan di Ethiopia antara thn 1974-1991. System pemerintahan sosialis menciptakan negeri tersebut bersekutu bersama Uni Soviet. Di Angola & Mozambik sejak 1975-1990 group gerilya Marxis-Leninis menguasai pemerintahan. 

Di Afganistan (1978) pemerintahan berhaluan komunis pimpinan Noor Mohammad Tariki sukses membangun Daoud Khan lewat kudeta berdarah. Buat menyelamatkan rezim komunis di Afganistan yg waktu itu mendapat perlawanan dari group pimpinan Hafizullah Amin sehingga Uni Soviet kepada Desember 1979 laksanakan invasi militer ke Afganistan. Terkecuali itu guna mengimbangi kapabilitas bersenjata Amerika Serikat di Asia Barat Daya & pengaruh liberalismenya. Tapi invasi ini mendapat perlawanan dari grup Mujahidin yg dipimpin Mohammad Najibullah yg hasilnya sukses memukul mundur pasukan Uni Soviet & kepada 1989 pasukan Soviet ditarik mundur dari Afganistan. 

Selagi Perang Dingin terjadi ke-2 negeri adikuasa tak sempat terlibat dengan cara cepat dalam sebuah konflik (peperangan) dengan cara terbuka. Mereka senantiasa berada di belakang negara-negara yg sedang bersengketa. Mereka memberikan pertolongan persenjataan & memenuhi keperluan hidup warga negara-negara yg sedang bersengketa. 

2) System Aliansi 
Disaat perang dingin memuncak sehingga tiap-tiap negeri yg tidak sesuai mengupayakan memperkuat ia bersama bergabung dalam satu aliansi. Wujud system aliansi baik yg dilakukan blok Timur ataupun blok Barat ialah sbg berikut. 

Pembentukan Cominform (The Communist Information Bureau) kepada thn 1947. Cominform merupakan wadah kerja sama partai-partai komunis Eropa yg berpusat di Beograd, Yugoslavia. 
Pembentukan NATO (North Athlantic Traty Organization) 4 April 1949. Negeri yg jadi anggotanya merupakan Inggris, Irlandia, Islandia, Norwegia, Denmark, Belgia, Belanda, Luxemburg, Perancis, Portugal, Kanada, & Amerika Serikat. Tujuannya utk membendung komunis sejak mulai dari Eropa Utara hingga Turki & Yunani. 

Pembentukan Pakta Warsawa terhadap 1955 bersama negeri Jerman Timur, Cekoslovakia, Hongaria, Bulgaria, Polandia, Rumania, & Albania. Pakta Warsawa yaitu hubungan kerja pertahanan & keamanan negara-negara komunis. 

Perjanjian antara RRC & Uni Soviet th 1950 menyangkut kerjasama dianatara ke-2 negeri guna menghadapi mungkin agresi Jepang. 

Pembentukan Pakta ANZUS (Australia, New Zealand, and United State), merupakan pakta pertahanan negara-negara Amerika Serikat, Australia,& Selandia Baru terhadap thn 1951. 
Pembentukan SEATO (South East Asia Treaty Organization) kepada thn 1954. SEATO yaitu hubungan kerja pertahanan antara negara-negara Asia Tenggara dgn pihak Barat. Bersama anggotanya antara lain, Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Filipina, Singapura, & Selandia Baru. 
3) Aktivitas Spionase 

Perebutan hegemoni sewaktu perang dingin antara Uni Soviet & Amerika Serikat kepada beraneka ragam kawasan baik di Eropa, Asia, Amerika, & Afrika senantiasa didukung oleh aktivitas agen intelijen yg mereka punya. 
Gerakan Spionase (mata-mata) tercermin dari aksi yg dilakukan oleh agen spionase ke-2 belah pihak yakni antara KGB & CIA. KGB (Komitet Gusudarstvennoy Bezopasnosti) adalah Lembaga intelegen sipil atau Lembaga rahasia Uni Soviet sedangkan CIA (Central Intelligence Agency) juga sebagai Instansi rahasia Amerika Serikat yg bertugas buat mencari keterangan menyangkut negara-negara asing tertentu. 

KGB & CIA senantiasa berikhtiar buat meraih kabar rahasia berkaitan segala elemen yg tentang ke-2 belah pihak atau negara-negara yg berada di bawah pengaruh ke-2 belah pihak. Mereka serta menopang terciptanya beraneka ketegangan di dunia. Contohnya, CIA turut meringankan beberapa orang Kuba di perantauan utk laksanakan serangan ke Kuba th 1961 yg dinamakan Insiden Teluk Babi. Di pihak lain, Uni Soviet memberikan dukungan pada Fidel Castro (Presiden Kuba) dalam menghadapi invasi tersebut. 

4. Perlombaan Technologi Persenjataan & Lokasi Angkasa 
Perang dingin antara dua negeri adidaya ditandai oleh perimbangan persenjataan nuklir & personil militer. Maka gerakan ini dinamakan juga sebagai politik Balance of Power. Unjuk kebolehan ke-2 negeri adidaya tersebut diikuti perlombaan dalam bagian technologi militer & lokasi angkasa di mana keduanya saling unjuk kecanggihan. 

Bila muncul isu sensitif mampu saja mengambil ke-2 belah pihak kepada isu global yg menyebabkan munculnya perang dengan cara terbuka. Perang dingin pula bisa memunculkan perlombaan senjata antara pihak Amerika Serikat & Uni Soviet. Perlombaan senjata yg dilakukan ke-2 negeri tersebut berupa perlombaan senjata nuklir. Perlombaan senjata nuklir ini dikhawatirkan bakal menyebabkan meletusnya perang nuklir yg dasyat yg bisa membahayakan kelangsungan hidup umat manusia & makhluk hidup yang lain di dunia dikarenakan jangkauan senjata nuklir benar benar luas mampu menjangkau antarnegara & antarbenua. 

Ke-2 blok membangun pusat-pusat tombol peluncuran senjata nuklir beragam negeri yg berada di bawah pengaruhnya. Buat mengurangi meningkatnya perlombaan senjata nuklir terhadap ke-2 belah pihak sehingga PBB menempa Atomic Energy Commission yg bertujuan mencari jalan & kiat buat mengembangkan pemakaian tenaga atom utk tujuan damai pun mencegah penggunaannya buat maksud perang. 

Terhadap akhir Desember 1946 komisi setuju utk mengadakan pengawasan & pengaturan ketat guna mencegah produksi senjata-senjata atom yg dilakukan dengan cara diam-diam. Tapi Uni Soviet keberatan & mengatakan usul pengurangan senjata dengan cara menyeluruh. Sementara AS tak setuju, sampai hasilnya US memveto usul AS dalam sidang Dewan keamanan. Terhadap thn 1949, US mengadakan uji mencoba peledakan bom atomnya yg mula-mula. Yg ditanggapi bersama pelaksanaan bom hidrogen oleh AS yg diuji terhadap Nopember 1952, walau demikian nyatanya US juga telah bakal menciptakan bom hidrogen sendiri. 

Sampai thn 1983, perbandingan kemampuan senjata nuklir Uni Soviet menunjukkan posisi yg top dibanding dgn kebolehan Amerika Serikat.[ps] 

Related Posts:

Contoh Makalah Mata Pelajaran Sejarah

KATA PENGANTAR 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah swt., sebab atas limpahan rahmat dan karunia – Nya lah maka kami bisa menyelesaikan Makalah histori ini cocok waktunya. 

Kami cobalah berupaya menyusun makalah ini sedemikian rupa dengan cita-cita bisa meringankan pembaca dalam mendalami pelajaran Peristiwa yg adalah judul dari Makalah kami, adalah “ASEAN (Association of South East Asian Nation)”. disamping itu, kami menginginkan bahwa Makalah Peristiwa ini sanggup dijadikan modal wawasan utk melangkah ke jenjang pendidikan yg lebih tinggi lagi. 

Kami menyadari bahwa didalam pelaksanaan Makalah sejarah ini masih ada kekurangan sehingga kami berharap saran & kritik dari pembaca sekalian khususnya dari guru mata pelajaran PKn agar mampu meningkatkan mutu dalam penyajian berikutnya. 
Akhir kata kami ucapkan terima kasih. 

Sukabumi, 05 oktober 2013 

Penyusun 


List isikan 
HALAMAN JUDUL 
KATA PENGANTAR………………………………………………………………………………… i 
daftar ISI……………………………………………………………………………………………… ii 
BAB I PENDAHULUAN 
1. 1. Latar Belakang……………………………………………………………………….. 
2. 2. Maksud Penulisan……………………………………………………………………. 
3. 3. Masalah…………………………………………………………………………………… 
BAB II PEMBAHASAN 
1. 1. Latar Belakang Terbentuknya ASEAN………………………………….. 
2. 2. Negara-Negara Anggota ASEAN…………………………………………….. 
3. 3. Lambang ASEAN…………………………………………………………………… 
4. 4. Maksud Dibentuknya ASEAN…………………………………………………. 
5. 5. Struktur Organsisasi ASEAN…………………………………………………. 
6. 6. Kerja Sama ASEAN………………………………………………………………. 
7. 7. Keuntungan Indonesia bersama Bergabung Dalam ASEAN……. 
BAB III PENUTUP 
1. 1. Kesimpulan…………………………………………………………………………… 
2. 2. Saran…………………………………………………………………………………… 
list PUSTAKA ……………………………………………………………………………… 


BAB I 
PENDAHULUAN 
1. 1. Latar Belakang 
Adakalanya tingkah laku binatang jadi memberikan inspirasi bagi manusia. Bahkan, binatang yg mungil sekalipun, seperti semut. Sebuah dikala anda tentu sempat menyaksikan sekelompok semut sanggup mengangkut benda yg agung. seandainya hanya seekor semut yg mengangkut benda itu, tentu tak kuat. Kejadian itu jadi contoh bagi orang, penduduk, bahkan negeri. Inti kejadian tersebut yakni kegotongroyongan, kebersamaan, atau menjalin kerja sama. suatu negeri mungil mampu jadi kuat jika saling bekerja sama bersama negara-negara kecil yang lain. Sample yg lebih nyata ialah negara-negara Asia Tenggara. 

karena adanya masalah yg berlangsung di Asia Tenggara, maka negara-negara yg yakni anggota Asia Tenggara bersatu & menempa organisasi yg disebut ASEAN (Association of South East Asian nation). ASEAN adalah perhimpunan bangsa-bangsa di Asia Tenggara yang didirikan terhadap tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand, lewat penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh Menteri Luar negara Filipina, Indonesia, Thailand, Malaysia, & Singapura. 

1. 2. Maksud 
Maksud pelaksanaan makalah ini ialah utk menambah area pengetahuan kita berkaitan hal-hal yg dikaji dalam makalah ini. Di mana dalam makalah ini sudah dikaji berkaitan salah satu organisasi yg beperan dalam meningkatkan pertalian internasional, ialah ASEAN (Association Of South East Asian Nation). 

1. 3 Masalah 
Adapun masalah yg dapat dibahas dalam makalah ini, merupakan : 
1. Bagaimana latar belakang terbentuknya ASEAN ? 
2. Negara-negara manakah yang ialah anggota ASEAN ? 
3. Jelaskan berkaitan Lambang ASEAN ! 
4. Jelaskan tujuan dibentuknya ASEAN ! 
5. Sebutkan struktur organisasi ASEAN ! 
6. Bagaimana kerja sama ASEAN ? 
7. Apa keuntungan Indonesia dgn bergabung dalam ASEAN ? 


BAB II 
PEMBAHASAN 

1. Latar Belakang Terbentuknya ASEAN 
Negara-negara yg termasuk juga dalam wilayah Asia Tenggara ialah Indonesia, Malaysia, Filiphina, Myanmar, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Vietnam, Kampuchea, & Laos. 
Letak Asia Tenggara amat strategis. kekayaan alamnya teramat melimpah. Ini menciptakan bangsa lain jadi iri & mau menguasainya. Buktinya, sejak abad ke-15 bangsa Eropa telah mengacak-acak Asia Tenggara. Spanyol, Portugis, Inggris, Prancis, Amerika Serikat, & Belanda ke Asia Tenggara tak cuma mau berdagang. Penjajahan bangsa Inggris atas Malaysia, Singapura, Myanmar, & Indonesia; Penjajahan bangsa Spanyol & Amerika Serikat atas Filipina; penjajahan bangsa Belanda atas indonesia; penjajahan bangsa Prancis atas laos, Kampuchea, dan Vietnam; pun penjajahan bangsa Portugis atau Timor-Timur ialah sample nyata betapa gede kemauan bangsa Eropa & Amerika menguasai Asia Tenggara. 

Negara-negara yg dijajah tersebut akhirnya dapat melepaskan diri dari penjajahan. Mereka merasa senasib & mempunyai tidak sedikit persamaan. Persamaan-persamaan tersebut menimbulkan perasaan setia rekan. Hasilnya, ada lima negeri di wilayah Asia Tenggara sepakat buat menempa satu buah organisasi. Kelima negeri tersebut adalah Indonesia, malaysia, Thailand, Singapura, & Filipina. 
Kepada tanggal 5-8 Agustus 1967 kelima negeri tersebut mengadakan jumpa di pinggir Pantai Bangsaem, bangkok, Thailand. pertemuan tersebut dihadiri oleh lima orang yg yakni wakil dari lima negeri. Kelima orang tersebut sbg berikut. 

1. Adam Malik; Menteri Presidium Urusan Politik/Menteri Luar negara indonesia. 
2. Tun Abdul Razak; Wakil Mula-mula Menteri Pembangunan Malaysia. 
3. Thanat khoman; Menteri Luar negara Thailand. 
4. S. Rajaratnam; Menteri Luar negara Singapura. 
5. Narciso Ramos, Menteri Luar Negara Filipina. 

terhadap tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand & lewat penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh Menteri Luar negara Filiphina, Indonesia,Thailand, Malaysia, & Singapura, maka dibentuklah satu buah organisasi, yakni ASEAN (Association of South East Asian Nation). 

2 Negara-Negara Anggota ASEAN 
Perdana anggota ASEAN cuma lima negeri, merupakan Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura & Filiphina. terhadap tanggal 7 Januari 1984, negeri Brunei Darussalam jadi anggota keenam ASEAN. Setelah Itu, terhadap tanggal 28 Juli 1995, negara Vietnam menjadi anggota ketujuh ASEAN. Negeri Laos & Myanmar jadi anggota kedelapan & kesembilan ASEAN terhadap tanggal 23 Juli 1997. Kampuchea tidak mau ketinggalan. Negeri ini bergabung jadi anggota kesepuluh ASEAN terhadap tanggal 16 Desember 1998. Kepada disaat ini, kesepuluh negara di Asia Tenggara itulah yg menjadi anggota ASEAN 

3. Lambang ASEAN 
Seperti halnya orgaisasi yang lain, ASEAN pula memiliki lambang. Adapun lambang ASEAN yang dilukiskan atau digambarkan juga sebagai berikut. 

Penjelasan berkaitan simbol tersebut, ialah : 
1. Lingkaran, mengandung arti kesatuan ASEAN. Dalam logo ASEAN terdapat dua buah lingaran, ialah lingkaran luar & lingkaran dalam. Lingkaran luar berwarna biru melambangkan perdamaian dan stabilitas. Lingkaran dalam berwarna putih melambangkan kesucian & ketulusan. 

2. Batang padi berjumlah sepuluh, melambangkan jumlah anggota ASEAN. Warna kuning padi tersebut melambangkan kemakmuran. 

3. Tulisan ASEAN & lingkaran lambang berwarna biru, melambangkan persahabatan. 
4. Warna dasar merah, melambangkan keteguhan & kedinamisan. 
dengan cara total lambang ASEAN menggambarkan hal-hal berikut. 

1. Solidaritas & kesepakatan ASEAN 
2. Keterikatan dalam kerja sama demi kemakmuran rakyat negara-negara ASEAN. 
3. Setia terhadap perdamaian & stabilitas kawasan ASEAN & dunia biasanya. 
4. maksud Dibentuknya ASEAN 

maksud pembentukan ASEAN tertuang dalam Piagam ASEAN yang memuat hal-hal yang merupakan berikut. 

1) Memelihara & meningkatkan perdamaian, keamanan, dan stabilitas juga lebih memperkuat nilai-nilai yg berorientasi kepada perdamaian di kawasan; 

2) Meningkatkan ketahanan kawasan bersama memajukan kerja sama politik, keamanan, ekonomi, & sosial budaya yg lebih luas; 

3) Mempertahankan Asia Tenggara yang merupakan Kawasan Bebas Senjata Nuklir & bebas dari seluruhnya kategori senjata pemusnah massal yang lain; 

4) Menjamin bahwa rakyat & Negara-Negara Anggota ASEAN hidup damai dgn dunia secara total di lingkungan yg adil, demokratis, & harmonis; 

5) membuat pasar tunggal & basis produksi yg stabil, makmur, amat kompetitif, & terintegrasi dengan cara hemat lewat fasilitasi yg efektif utk perdagangan & investasi, yg di dalamnya terdapat arus lalu lintas barang, jasa-jasa & investasi yg bebas; terfasilitasinya pergerakan tersangka business, pekerja profesional, pekerja berbakat & buruh; arus bekal yg lebih bebas; 

6) Mengurangi kemiskinan & mempersempit kesenjangan pembangunan di ASEAN lewat pertolongan dan kerja sama timbal balik; 

7) Memperkuat demokrasi, meningkatkan tata kepemerintahan yg baik & aturan hukum, & memajukan juga melindungi hak asasi manusia dan kebebasan-kebebasan fundamental, dgn memperhatikan hak-hak & kewajiban-kewajiban dari Negara-Negara Anggota ASEAN; 

8) Menyikapi dengan cara efektif, pas dgn prinsip keamanan menyeluruh, segala wujud ancaman, kejahatan lintas-negara dan tantangan lintas batas; 

9) Memajukan pembangunan berkelanjutan untuk menjamin perlindungan lingkungan hidup di kawasan, sumber daya alam yg berkelanjutan, pelestarian warisan budaya, & kehidupan rakyat yg bermutu tinggi; 

10) Mengembangkan sumber daya manusia lewat kerja sama yg lebih erat di bagian pendidikan & pembelajaran & sepanjang hayat, pula di bidang ilmu wawasan & tehnologi, utk pemberdayaan rakyat ASEAN & penguatan Populasi ASEAN; 

11) Meningkatkan kesejahteraan & penghidupan yg patut bagi rakyat ASEAN lewat penyediaan akses yg setara kepada kesempatan pembangunan sumber daya manusia, kesejahteraan sosial, dan keadilan; 

12) Memperkuat erja sama dalam membangun lingkungan yang aman & terjamin bebas dari narkotika dan obat-obat terlarang bagi rakyat ASEAN; 

13) Memajukan ASEAN yang berorientasi terhadap rakyat yg di dalamnya seluruhnya lapisan warga didorong utk berpartisipasi dalam, dan meraih manfaat dari, proses integrasi & pembangunan komune ASEAN; 

14) Memajukan identitas ASEAN dgn meningkatkan kesadaran yg lebih tinggi bakal keanekaragaman budaya & warisan kawasan; & 

15) Mempertahankan sentralitas & peran proaktif ASEAN sbg kemampuan penggerak mutlak dalam hubungan & kerja samanya dgn para kawan kerja eksternal dalam arsitektur kawasan yg terbuka, transparan, & inklusif. 

Maksud ASEAN tercantum dalam Deklarasi bangkok, merupakan : 
1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, & perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara; 

2. Meningkatkan perdamaian & stabilitas regional; 
3. Meningkatkan kerja sama di bagian ekonomi, sosial, teknik, ilmu wawasan, & administrasi; 
4. Meningkatkan kerja sama di bagian pertanian, industri, perluasan perdagangan, perbaikan sarana pengangkutan & komunikasi, juga peningkatan taraf hidup rakyat; 

5. Memelihara kerja sama bersama organisasi-organisasi internasional dan regional agar semakin mempererat anggota ASEAN; 

Dengan Cara singkat mampu disebutkan bahwa tujuan & maksud didirikannya ASEAN ialah utk meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi, sosial, budaya, & politik, pula wujudkan ketertiban & perdamaian di kawasan Asia Tenggara. 

5. Struktur Organsisasi ASEAN 
Struktur Instansi & prosedur di ASEAN, antara lain sbg berikut. 

1) Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN sebagai pengambil keputusan penting yg bakal memberikan arah kebijakan. KTT diselenggarakan minimal 2 kali setahun. KTT adalah jumpa paling atas dalam ASEAN yang dihadiri oleh kepala negara ASEAN; 

2) Dewan Koordinasi ASEAN (ASEAN Coordinating Council) yg terdiri dari para Menteri Luar Negara ASEAN bersama pekerjaan mengkoordinasi Dewan Populasi ASEAN (ASEAN Community Councils); 

3) Dewan populasi ASEAN (ASEAN Communiti Councils) dgn ketiga pilar populasi ASEAN adalah Dewan Komune Politik-Keamanan ASEAN (ASEAN Political-Security Community Council/APSCC), Dewan populasi Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Community Council/AECC), & Dewan Komune Sosial-Budaya (ASEAN Socio-Cultural Community Council/ASCC); 

4) Badan-badan Sektoral Tingkat Menteri (ASEAN Sectoral Ministerial Bodies). 

5) Komite Wakil konsisten (Committee of Permanent Representatives) yang terdiri dari wakil tetap negara ASEAN, terhadap tingkat duta agung & berkedudukan di Jakarta. 

6) Sekretaris Jenderal ASEAN yg dibantu oleh 4(empat) orang wakil sekretaris jenderal & sekretariat ASEAN. 

7) Sekretariat Nasional ASEAN yang dipimpin oleh petinggi senior untuk laksanakan koordinasi internal di masing-masing negara ASEAN. 

8) ASEAN Human Rights Body, yg bakal mendorong perlindungan & promosi HAM di ASEAN. 

9) Yayasan ASEAN (ASEAN Foundation), yg bakal membantu Sekjen ASEAN dalam meningkatkan pemahaman menyangkut ASEAN, termasuk juga pembentukan identitas ASEAN. 

10) Entities associated with ASEAN. 
6. Kerja Sama ASEAN 
jalinan kerja sama ASEAN disaat ini meliputi kerja sama di sektor ekonomi, sosial budaya, & politik pertahanan. 

1) Kerja Sama Ekonomi 
Kerja sama ekonomi ASEAN ditujukan utk menghilangkan hambatan- ganjalan ekonomi dgn trik saling mengakses perekonomian negara- negara anggota dalam menciptakan kesatuan ekonomi kawasan. Kerja sama ekonomi mencakup bermacam kerja sama di bidang perindustrian, perdagangan, dan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas di ASEAN (AFTA). 

2) Kerja Sama di bidang Sosial Budaya 
Kerja sama fungsional dalam ASEAN meliputi bidang-bidang kebudayaan, penerangan, pendidikan, lingkungan hidup, ilmu wawasan & tehnologi, penanganan bencana alam, kesehatan, ketenagakerjaan, pembangunan sosial, pengentasan kemiskinan, pemberdayaan wanita, kepemudaan, penanggulangan narkoba, serta peningkatan administrasi & kepegawaian publik. 

3) Kerja Sama Politik & Keamanan 
Kerja sama ini ditujukan utk menciptakan keamanan, stabilitas & perdamaian khususnya di kawasan ASEAN & kebanyakan di dunia. Kerja sama dalam sektor politik dan keamanan dilakukan memanfaatkan alat politik, seperti berikut ini. 

a) kawasan Damai, Bebas & Netral (Zone of Peace, Freedom And Neutrality/ZOPFAN); 
b) Traktat Persahabatan dan erja Sama (Treaty of Amity and Cooperation/TAC in Southeast Asia); 
c) Kawasan Bebas Senjata Nuklir di Asia Tenggara (Treaty on Southeast Asia Nuclear Weapon-Free Zone/SEANWFZ). 

Terkecuali ke3 instrumen politik tersebut, terdapat pun forum kerja sama dalam bagian politik dan keamanan yg disebut ASEAN Regional Forum (ARF). Sekian Banyak wujud kerja sama politik & keamanan di ASEAN, antara lain sebagai berikut. 
a) Traktat pertolongan Hukum Timbl Balik di bagian Pidana (Treaty on Mutual Legal Assistance in Criminal Matters/MLAT). 
b) Konvensi ASEAN tentang Pemberantasan Terorisme (ASEAN Convention on Counter Terrorism/ACCT). 
c) Jumpa para Menteri Pertahanan (Defence Ministers Meeting/ADMM) yg bertujuan utk mempromosikan perdamaian & stabilitas kawasan lewat dialog juga kerja sama di bagian pertahanan & keamanan. 
d) Penyelesaian sengketa Laut Cina Selatan. 
e) kerja sama pemberantasan kejahatan lintas negara yg mencakup pemberantasan terorisme, perdagangan obat terlarang, pencucian duit, penyelundupan & perdagangan senjata ringan & manusia, bajak laut, kriminil internet, dan kriminil ekonomi internasional; 
f) Kerja sama di bidang hukum; sektor imigrasi & kekonsuleran; pula kelembagaan antarparlemen.7. Keuntungan Indonesia bersama Bergabung Dalam ASEAN 

yang merupakan suatu organisasi regional di kawasan Asia tenggara yg bersifat non militer & non politik, ASEAN sudah sanggup menciptakan stabilitas, perdamaian, & keteraturan di kawasan maka mempermudah Indonesia buat meneruskan program-program pembangunan di segala sektor & mendorong Indonesia utk jadi bangsa yg lebih maju. terhadap intinya pertalian Indonesia bersama ASEAN saling menguntungkan. 

BAB III 
PENUTUP 

1 Ringkasan 
ASEAN (Association of South East Asian Nation) yakni organisasi regional di kawasan Asia Tenggara. ASEAN didirikan oleh bangsa-bangsa Asia Tenggara atas basic persamaan nasib & keperluan dgn. Lima negara yang sepakat menjadi pelopor membentuk ASEAN merupakan Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura & Filipina. Organisasi ini didirikan terhadap tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand & lewat penandatanganan Deklarasi Bangkok oleh Menteri Luar negeri Filiphina, Indonesia,Thailand, Malaysia, & Singapura. 

Terhadap awalnya, negara-negara anggota ASEAN cuma berjumlah lima, tetapi sekian banyak thn sesudah berdirinya ASEAN, lima negeri lainnya bergabung ke dalam Anggota ASEAN secara bertahap. Maksud didirikannya ASEAN merupakan utk meningkatkan kerja sama di sektor ekonomi, sosial, budaya, & politik, juga wujudkan ketertiban & perdamaian di kawasan Asia Tenggara. 

2. Saran 
negeri kita, Indonesia yakni salah satu anggota ASEAN. buat itu, kita mesti mempermudah wujudkan angan-angan atau maksud dari ASEAN itu sendiri. sebab bagaimanapun, maksud tersebut yaitu kemauan dari bangsa kita sendiri. 
terkecuali itu, juga sebagai negeri anggota ASEAN yg paling besar, kita mesti lebih menunjukan patisipatif kita dalam mewujudkan tujuan tersebut. 

List PUSTAKA 

Budiyono. 2005. Kewarganegaraan SMA. Jakarta : Erlangga 
Tim Penyusun. 1999. Ilmu Wawasan Sosial 4. Klaten : Intan Pariwara 
Kartodidjo, Sartono. 1988. rangkuman Geografi. Yogyakarta : kolega Gama Widya 

Related Posts: